Kelopak layu
Peti yang kau peram sekian waktu
retak berkeping
bersama hamburan beribu kelopak layu
yang masih saja kau coba rangkaikan
sambil menghirup sisa-sisa wewangian
penuh rasa sayang dan juga kenangan
Kau tahu
beribu kelopak itu
akan menjadi racun dalam darahku
dan saat kau sadari arti ketiadaanku
susah payah kau cabuti duri kelopak itu dalam dagingku
saat itu dalam beku
airmatamu
airmataku
jadi satu
-
Recent
-
Links
-
Archives
- January 2009 (2)
- December 2008 (1)
- November 2008 (1)
- August 2008 (1)
- October 2007 (3)
- September 2007 (4)
- August 2007 (1)
- January 2007 (1)
- December 2006 (1)
- July 2006 (3)
- June 2006 (4)
- December 2005 (12)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS