?
masa tidak akan pernah sama lagi
hari ini, bertahun-tahun lalu
ku mendengar adzan pertama kali
dan kuteriakkan tangisan pembuka hari
Alunan lagu silih berganti
ribuan hari di arungi
di hari ini
di sudut hati
mengapa aku merasa sunyi?
seperti inikah sendiri?
Biru Langitku
Langit
mencurahkan biru di mataku
Biru
membaurkan warna di hatiku
Warna
melengkungkan pelangi di senyumku
Pelangi
memberi indah di hariku
Indah
adalah biru langitku untukmu
lonely
Aku bercinta dengan malam
terlalu mabuk dengan sunyi
yang tak henti dituangkan dan kutelan
berteguk-teguk dengan nanar
Bola mata bermain liar
menyorot setiap ceruk kegelapan
dinding-dinding hati
yang penuh oleh goresan ribuan gumam
Aku menggapai suara-suara berkesiuran
Kosong-hanya udara
jemari sudah lelah menggurat nama
angin hanya menggantungkannya
dalam langit-langit ruangku
-Penuh-
di kelelahan
aku menangis dalam diam
sendirian
-
Recent
-
Links
-
Archives
- January 2009 (2)
- December 2008 (1)
- November 2008 (1)
- August 2008 (1)
- October 2007 (3)
- September 2007 (4)
- August 2007 (1)
- January 2007 (1)
- December 2006 (1)
- July 2006 (3)
- June 2006 (4)
- December 2005 (12)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS