Ketakutan dan kesedihan
silih berganti setiap bulan
berusaha menafikkan adalah suatu hal yg mustahil
harapan yang telah melambung
sempat membentuk awan-awan berarak
dengan langit biru yang riang
namun bulan yang pias selalu membawa kelabu bersamanya
mengurai benang yg terlalu dini ku rajut
dan membentuk ruang kosong
tempat ku menanti dan menghitung kembali
hari-hari sepi
Advertisement
Papa
July 9, 2010 at 7:54 am
musti sabar ya ma..
semua pasti indah pada waktunya..
love you [^_^]
rie..
July 21, 2010 at 5:29 am
amin.. T_T