Cerita Musim Semi
Kini musim semi
Dimana bunga krisan mekar seri
Namun mengapa harumnya seakan hilang ?
tertelan kabut sepi dan ketakberdayaan
Asa bagai samar
bungkam oleh kenyataan
Atau mungkin cuaca kan berbeda
sesuai yang diharapkan ?
- 7 Nov 1998 -
Dengarlah
Matahari telah pergi
bahkan bulan kini bisu
Putih—pucat pasi
bagai mati
Hanya bara kami punya
yang akan memanas
membesar—berkobar—membakar
Hangus bulu dan seringai anjing
Mereka!
Salam kami
yang hanya kerangka berserak
Tertimbun puing-puing kota mati
- 5 Nov 1998 -
nb : untuk saudara-saudaraku yang tertindas
dan terus berjuang di jalan Allah.
OSHIN
Airmataku jatuh menggenang
Perih—pedih
yang kulihat hanya kabut
Ku hanya mampu mengeluh
Samar-samar kupandang Oshin
Di cerminku
Tersenyum, lucu….
Oh..wajahku!
- 3 Mei 1998 -
nb : untuk kenangan sakit mata, padahal lg banyak terima orderan kartu & merchandise.. walau perih..dipaksain juga karena waktunya sudah limit.. hiks..
PLEP !
Langit mendung
Malam tak benderang
Hanya kerlip lilin
Menyambangi kegelapan
Menebar bias samar
Kesal !
Mataku tak dapat membaca
Dalam remang
-6 Mei 1998-
GITA SUKMA
Kubisikkan
pada kelip pendar bintang
dan bertanya
Akankah langit pagi
kan berbias merah jambu ?
- 30 Mei 1998 -
INSOMNIA
Langit kamar diam
Sementara waktu tertatih
dalam timbunan dingin
Mata yang terpejam
Tak kunjung berat
Sia-sia menyeret angan
ke pintu mimpi
terasa jauh untuk menggapai
Angan bagai kanak-kanak
riang bersorak
dalam khayal yang membual
dengan bintang-bintang semu
yang tabur dalam kanvas otak
Lelah dalam palung malam
Hanya satu yang kuinginkan
Aku ingin tidur…
-7 April 1998-
-
Recent
-
Links
-
Archives
- January 2009 (2)
- December 2008 (1)
- November 2008 (1)
- August 2008 (1)
- October 2007 (3)
- September 2007 (4)
- August 2007 (1)
- January 2007 (1)
- December 2006 (1)
- July 2006 (3)
- June 2006 (4)
- December 2005 (12)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS