RSS

Category Archives: puisi 2004 (I)

KETERBATASAN

Pantaskah aku menjadi ombak,
Bila aku hanyalah setitik air
dengan segala kesederhanaan dan kenaifan ?

Mampukah aku terbang,
Bila sayapku mungil
dengan segala kerapuhan dan kelemahan ?

Bisakah seperti terangnya bintang,
Bila sinarku redup
ditutup kegelapan dan kelabunya awan ?

Dapatkah tersemat kuntumnya,
Bila kelopakku kecil
dan tak bernama ?

Beribu Tanya
Beribu asa
Karena aku
Tak pernah sempurna

- 3 Mei 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in puisi 2004 (I)

 

Tags: , , ,

SUDAH

Dua tahun sudah kupasangkan
Nisan namamu
dan berusaha untuk lupa
Seperti orang tua
Yang pikun bila ditanya

Dua tahun sudah masa berlalu
yang dulu sambil lalu kau ucap
Entah itu sumpah atau sampah
tapi toh mengapa terjadi juga ?

Dua tahun sudah kuberingsut
dalam sunyi yang akut
Disisip tawa, rindu, benci
yang hilang satu-satu
di sadap waktu

Dua tahun lalu bingkisan kebebasan
Kita buat bersama
Tapi aku telah membukanya
Kini…
Untukku…
Darimu…

- 15 Maret 2004 -

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in puisi 2004 (I)

 

Tags: , ,

HENING

Sunyi yang hening
Suara tanpa nada
Tanpa melodi kata-kata
Dan ungkapan-ungkapan
Yang tak bisa terucap

Film kehidupan bisu
Terangkai lewat tulisan
Atau tarian tangan
Senyum duka dan bahagia
Terpancar dalam kepayahan
Dan aku
Tertampar dengan segala kenormalan
Tenggelam dalam syukur
Tiada henti

- 10 Feb 2004-
Note : untuk saudara-saudaraku tunarungu & tunawicara
Keep fighting for your life. I proud of you…
(untuk kenangan saat terkena infeksi saluran pendengaran
ternyata jadi budeg itu siksaan lho.!.)

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in puisi 2004 (I)

 

Tags: , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.