RSS

Category Archives: Puisi 2004 (II)

Bening-Mu

Tentram bagai ciuman
yang meninabobokan langit
dalam geliat malam
dan mimpi-mimpi insan

Beningnya Indah-Mu
Habiskan kata
Segala bahasa

-29 Juli 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , ,

Di Saat Rindu

Saat rindu menyesak kalbu
Tiada batas yang memisahkan-Nya
dari sujudmu
Karena Dia kan bersedia
berikan tenang sewarna angsa
dengan helai-helai cinta-Nya

-29 Juli 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , , ,

TITIK NOL

Dari titik nol
Menghitung angka, rasio, marjinal, dan rugi laba
Menggambar huruf, simbol, dan tanda baca
Menggabungkan matrik-matrik asa
Mengukur sudut hati
Menelaah limit fungsi diri
Mencari integral makna dan differensial peristiwa
Bersiasat dengan rumus
Berjudi dengan teori kemungkinan
Mempelajari titik bifurkasi dan kulminasi
Bahasa, Matematika
Segala kompleksitas dan realitas
Hingga berhenti di titik nol.

-25 Juli 2004-
note : hidup di dunia tiada yang abadi

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

INGIN

Ingin ku tunjuk satu bintang
Akankah ia membagi pijarnya ?

Ingin kupetik warna pelangi
Maukah ia membaur
mewarnai hari-hari ?

Ingin ku pilih satu jalan
walau harus melalui labirin kesabaran
bila akhirnya kutemukan
mahkota yang bernama kesetiaan
bertatahkan kepercayaan dan kasih sayang
bermatakan keindahan iman

-17 Juni 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , ,

Mengasuh Diri

Ku timang canda
Ku dekap duka
Ku rayu. Ku bujuk
Ku cubit sangka
Ku rentangkan asa
Ku petik suka

Ku coba berteman hati
mencoba menggembala
di padang hari-hari
Mencari
naungan kesejukan taman sari
Meraih mimpi

-5 Juni 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , ,

Menanti Hari

Menanti mentari
Di tempias titik hujan
Mengharap
Seberkas bianglala
Dan rona langit, tersipu
Menyambut
Gemintang ribuan cahaya
Di marcapada
*Indah*
Suatu hari

- 4 Juni 2004 -

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , , ,

Monolog Hati

Diam.
Diam.
Diam.
Di kedalaman

Menyesak. Melangut. Bergejolak

Diam.
Diam.
Diam.
Sampai kapan ?

Bertahan di kedalaman kesendirian

- 3 Juni 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , ,

INSOMNIA (2)

Desingan kata-kata
berloncatan
dalam igauan pikiran
yang tak jua berhenti
Berpacu

Kata—kata—kata
menari-nari lagi
Bermain berlompatan
di alam khayal dan kenyataan

Segala pertanyaan
Ketakutan, harapan, dan keberanian
seperti anamnesa dan diagnosis
Mencoba meraba hidup
Menelaah segala kejadian

Malam ini, aku insomnia lagi
Tenggelam dalam renungan
dan kebisingan hati
*kelelahan..

- 9 Mei 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags: , , , ,

WARNA-WARNI

Birumu gagah
Kuningku cerah

Hijaumu tenang
Putihku lapang

Merahmu berani
Unguku diam

Warna-warnamu
Warna-warnaku
Jadikan
Ratusan warna baru…

- 30 April 2004-

 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2004 in Puisi 2004 (II)

 

Tags:

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.